Bendungan Lamtimpeung Beroperasi, Lebih dari 40 Hektare Sawah Dapat Pasokan Air

Para petani melihat langsung Bendungan irigasi di Gampong Lamtimpeung, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar. Sabtu 19 September 2026 [Dok. MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Bendungan irigasi di Gampong Lamtimpeung, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, mulai beroperasi setelah pembangunannya rampung.

Infrastruktur ini diharapkan menjamin pasokan air bagi petani, terutama saat musim kemarau.

Jaringan irigasi tersebut mengairi lebih dari 40 hektare sawah di Gampong Lamtimpeung, Lampuja, Cucum, Rabung, dan Limpok.

Keuchik Gampong Lamtimpeung, Muktar, mengapresiasi pembangunan bendungan tersebut karena ketersediaan air sangat menentukan keberhasilan musim tanam.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terutama Bapak Bupati Aceh Besar Syech Muharram yang telah memberikan perhatian kepada petani. Bendungan ini sudah selesai dan mulai beroperasi, sehingga kami berharap kebutuhan air untuk sawah bisa lebih terjamin dan hasil pertanian masyarakat semakin meningkat,” ujarnya saat Tim Media Center Aceh Besar mengunjungi lokasi, Jum’at (19/09/2026).

Petani Gampong Lamtimpeung, Mawardi, berharap keberadaan bendungan memungkinkan petani meningkatkan frekuensi tanam.

Selama ini, keterbatasan air membuat petani umumnya hanya bisa panen sekali setahun.

“Kami berharap dengan adanya bendungan ini, petani bisa mendapatkan air yang cukup sehingga ke depan dapat panen dua kali dalam setahun. Selama ini kami biasanya hanya bisa panen sekali karena terkendala air,” katanya.

Selain padi, Mawardi berharap lahan pertanian juga dapat dimanfaatkan untuk tanaman palawija.

“Insyaallah, dengan bendungan ini kami lebih mudah mengatur air ke sawah. Selain padi, kami juga berharap bisa menanam palawija sehingga lahan pertanian dapat dimanfaatkan lebih maksimal,” pungkasnya.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...