Aceh Besar. RU – Transparansi dan ketersediaan data pembangunan daerah kini menjadi fokus prioritas Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
Hal tersebut ditandai dengan dibukanya Rapat Publikasi Penyusunan Profil Pembangunan Daerah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2026 oleh Wakil Bupati Syukri A Jalil, di Orion Hall, Kecamatan Darul Imarah, Kamis (17/09/2026).
Kegiatan penyusunan profil ini dirancang sebagai sarana penyediaan dan penyebarluasan informasi capaian pembangunan daerah agar tersaji secara sistematis, akurat, serta mudah diakses oleh publik.
Dokumen ini diharapkan mampu menggambarkan secara menyeluruh potensi serta perkembangan lintas sektor di Aceh Besar.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A Jalil menegaskan pentingnya kedudukan dokumen tersebut dalam proses pengambilan keputusan pemerintah.
“Profil pembangunan daerah bukan hanya sekadar kumpulan data dan informasi, tetapi harus mampu memberikan gambaran yang utuh mengenai kondisi Aceh Besar, termasuk capaian pembangunan, potensi daerah, berbagai permasalahan yang dihadapi, serta peluang yang dapat dikembangkan,” ujar Syukri.
Mengingat akurasi data merupakan landasan utama perumusan kebijakan, Syukri meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saling bersinergi dan bertanggung jawab terhadap validitas data yang disajikan.
“Setiap data yang disajikan harus benar-benar dapat dipertanggungjawabkan. Kita ingin profil pembangunan ini menjadi dokumen informatif yang dapat digunakan oleh pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, maupun pihak lainnya sebagai bahan untuk melihat perkembangan Aceh Besar,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa penyampaian informasi pembangunan secara rasional dan mudah dicerna merupakan salah satu kewajiban konstitusional pemerintah daerah kepada masyarakat.
“Pemerintah daerah berkewajiban memberikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara terbuka. Dengan adanya profil pembangunan yang baik, masyarakat dapat mengetahui sejauh mana pembangunan telah dilaksanakan dan apa saja yang masih menjadi prioritas ke depan,” ungkapnya.
Rapat publikasi ini ditargetkan mampu mematangkan substansi materi mencakup kondisi sosial ekonomi, infrastruktur, hingga indikator pelayanan publik di Kabupaten Aceh Besar secara komprehensif.(*)













