Pasar Tani Aceh Besar Bakal Digelar Sebulan Sekali

Masyarakat tampak antusias berbelanja di Pasar Tani yang digelar di halaman Kantor Distan Aceh Besar, Kota Jantho. Kamis 10 September 2026 [Dok. MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar berencana menjadikan Pasar Tani sebagai agenda rutin untuk memperluas pemasaran hasil pertanian lokal.

Pada tahap awal, kegiatan ini akan digelar sebulan sekali.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar Imam Munandar STP mengatakan Pasar Tani juga bertujuan menyediakan produk pertanian dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Distan Aceh Besar, Kota Jantho, Kamis (10/09/2026).

Tujuannya untuk memperkenalkan hasil-hasil pertanian agar dapat dimanfaatkan masyarakat.

Harganya juga lebih terjangkau bagi para pembeli.

“Alhamdulillah, hari ini kita mencoba kembali membuat program Pasar Tani. Kita berharap Pasar Tani ini dapat terus berlanjut. Untuk sementara kita canangkan satu bulan sekali, kemudian kita akan melihat masukan masyarakat apakah cukup dilakukan bulanan atau bisa ditingkatkan menjadi mingguan,” ujarnya.

Tingginya minat warga terlihat dari sejumlah sayuran organik yang habis terjual sekitar satu jam setelah pasar dibuka.

Warga, Nurhasmi, berharap kegiatan tersebut lebih sering digelar karena menyediakan pangan sehat.

“Kalau bisa kegiatan seperti ini dilaksanakan sesering mungkin. Sayuran yang dijual sehat dan bebas dari pestisida maupun bahan kimia lainnya,” sebut Nurhasmi.

Menurut dia, pangan sehat penting bagi keluarga, termasuk anak-anak.

“Yang dikonsumsi bukan hanya orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Karena itu, makanan yang alami dan sehat sangat penting untuk mendukung kesehatan serta mencegah stunting,” ucapnya.

Nurhasmi juga berharap jenis produk yang dipasarkan semakin beragam.

“Semoga ke depan, produk yang ada bukan hanya ini saja. Namun bertambah berbagai produk lainnya,” imbuh Nurasmi.

Pasar Tani menyediakan berbagai hasil pertanian lokal, seperti sayuran, ketela, petai, bengkuang, alpukat, dan lemon. Produk olahan UMKM juga tersedia, antara lain risol mayo, bomboloni, bolu, puding, mi ayam, minuman segar, dan aneka lauk.

Program tersebut sekaligus menjadi sarana bagi petani dan pelaku UMKM memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...