4 Ton Beras hingga 200 Papan Telur Habis Terjual di Pasar Murah

Pembukaan Pasar Murah yang digelar pemerintah Aceh Tenggara di kecamatan Deleng Pokhkison dan Lawe Bulan. Kamis 10 September 2026 [Dok. rahasiaumum.com/AFW11]

Kutacane. RU – Kebutuhan bahan pangan dengan harga terjangkau terlihat tinggi dalam pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

Dalam sehari, sebanyak 4 ton beras dan 200 papan telur habis dibeli masyarakat di Kecamatan Lawe Bulan dan Deleng Pokhkison.

Kepala Dinas Pangan Aceh Tenggara, Karnodi mengatakan tingginya penyerapan sejumlah komoditas mencerminkan besarnya kebutuhan warga terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Antusias masyarakat cukup tinggi. Beras sebanyak 4 ton dan telur 200 papan habis dalam sehari,” kata Karnodi saat dikonfirmasi rahasiaumum.com, Kamis (10/09/2026).

Selain beras dan telur, komoditas lain juga habis terserap.

Penjualan meliputi 500 kilogram gula, 120 kilogram bawang merah, 120 kilogram bawang putih, serta 100 kotak minyak goreng dengan isi 12 liter per kotak.

Tepung terjual sebanyak tujuh kotak dengan isi 12 kilogram per kotak.

Karnodi mengatakan pasar murah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih ringan.

“Ini bagian dari upaya pemerintah daerah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan,” ujarnya.

Besarnya serapan, terutama pada beras dan telur, menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap komoditas pangan terjangkau masih tinggi.

Program serupa diharapkan dapat diperluas ke kecamatan lain sehingga semakin banyak warga memperoleh manfaatnya.(AFW11)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...