Subulussalam. RU – Pelajar dinilai memiliki peran strategis dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai zakat dan wakaf di tengah perkembangan teknologi digital.
Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam audiensi IPNU Kota Subulussalam dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Subulussalam, Senin (07/09/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kemenag Subulussalam tersebut turut dihadiri Kepala Seksi Penyelenggaraan Zakat dan Wakaf.
Kedua pihak membahas penguatan sinergi untuk meningkatkan literasi generasi muda terkait zakat dan wakaf.
IPNU menilai kedua instrumen tersebut memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat, terutama apabila dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran.
Ketua IPNU Kota Subulussalam, Gusnanda, mengatakan keterlibatan generasi muda perlu diperkuat dalam upaya meningkatkan literasi zakat dan wakaf.
“Generasi muda perlu menjadi agen kampanye digital yang aktif menyuarakan pentingnya zakat produktif dan wakaf uang,” kata Gusnanda.
Menurut dia, perkembangan teknologi dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk menyebarluaskan edukasi mengenai pengelolaan zakat dan wakaf kepada masyarakat.
Gusnanda berharap kerja sama dengan Kemenag tidak berhenti pada audiensi, tetapi berlanjut melalui berbagai program. Salah satunya dengan mengintegrasikan nilai-nilai keuangan syariah ke dalam kaderisasi IPNU.
“Harapannya, lahir generasi muda yang mandiri secara ekonomi sekaligus peduli terhadap kesejahteraan umat,” ujarnya.(MB07)













