Harga TBS Sawit di Aceh Barat Naik, Rata-rata di Atas Rp3.000/Kg

TBS Sawit
Truk mengangkut sawit masyarakat yang hendak dijual ke pabrik kelapa sawit di kawasan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Meulaboh. RU – Harga jual Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Aceh Barat yang sebelumnya di bawah angka Rp3.000 per Kilogram, kini naik antara Rp3.060 hingga Rp3.160/Kg.

“Berdasarkan data Posko Pemantauan Harga TBS Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat, harga pembelian TBS di sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tercatat cukup tinggi,” kata Kepala Bidang Penyuluhan, Pengolahan, dan Pemasaran Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat, Munadi, dikutip Sabtu (22/08/2026).

Diantaranya, PT Karya Tanah Subur (KTS) membeli TBS kelapa sawit seharga Rp3.160/kg, PT Sapta Sentosa Jaya Abadi Rp3.070/kg,  PT Mon Jambee Rp3.080/kg, serta PT Betami Berkah Pratama Rp3.060/kg.

Kenaikan harga TBS ini pun diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para petani sawit di Aceh Barat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, kenaikan harga tersebut diharapkan dapat memotivasi petani untuk terus meningkatkan produktivitas kelapa sawit di Kabupaten Aceh Barat.

“Dengan harga jual yang menyentuh angka di atas Rp3.000 per kilogram ini, diharapkan iklim investasi dan usaha perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Aceh Barat semakin bergairah,” harapnya.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...