Satu Warga Binaan Bebas, 218 Lainnya Terima Remisi di Lapas Blangpidie

Bupati Abdya Safaruddin dan Kalapas Kelas IIB Blangpidie Iwan Setiawan foto bersama warga binaan yang mendapat remisi pada HUT Ke-81 Republik Indonesia, di lapangan setempat. Senin 17 Agustus 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T08]

Blangpidie. RU – Satu warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya), menghirup udara bebas tepat pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/08/2026).

Kebebasan tersebut diperoleh setelah yang bersangkutan mendapat Remisi Umum II (RU II).

Selain itu, sebanyak 218 warga binaan lainnya menerima Remisi Umum I (RU I).

Penyerahan remisi berlangsung di Lapas Kelas IIB Blangpidie, Gampong Alue Dama, Kecamatan Setia, dan dihadiri Bupati Abdya Safaruddin bersama unsur Forkopimda.

Dari total 219 penerima, besaran RU I yang diberikan terdiri atas remisi satu bulan untuk 12 orang, dua bulan bagi 38 orang, tiga bulan untuk 53 orang, empat bulan bagi 50 orang, lima bulan untuk 51 orang, dan enam bulan bagi 15 orang.

Kepala Lapas Kelas IIB Blangpidie Iwan Setiawan mengatakan remisi diberikan sebagai bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang berkelakuan baik, menaati tata tertib, dan aktif mengikuti program pembinaan.

“Remisi bukan hanya pengurangan masa pidana, tetapi juga bentuk apresiasi atas perubahan perilaku dan kepatuhan warga binaan selama mengikuti proses pembinaan,” ujar Iwan.

Ia berharap remisi menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri serta meningkatkan keterlibatan dalam program pembinaan.

Khusus bagi penerima RU II, Iwan berharap kebebasan tersebut menjadi awal baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Kebebasan tersebut kita harapkan menjadi awal baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan bertanggung jawab di tengah masyarakat,” harapnya.(T08)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...