Kualasimpang. RU – Seekor gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis) ditemukan mati di kawasan HGU perkebunan kelapa sawit milik PT Mustika Prima Lestari Indah (MPLI), Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang.
Satwa dilindungi berjenis kelamin jantan itu diduga mati akibat keracunan.
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari mengatakan, dugaan tersebut muncul setelah ditemukan pendarahan pada bagian lambung saat dilakukan pemeriksaan terhadap bangkai gajah.
“Ada dugaan akibat keracunan, karena ditemukan terdapat pendarahan pada bagian lambungnya,” ungkap Robby kepada wartawan, Kamis (13/08/2026), saat coffee morning bersama wartawan.
Meski demikian, kepolisian belum memastikan penyebab kematian gajah tersebut.
Hasil pemeriksaan masih menunggu proses bedah bangkai atau nekropsi yang telah dilakukan.
Robby juga memastikan belum ditemukan indikasi perburuan gading. Kedua gading gajah masih dalam kondisi utuh ketika bangkai ditemukan.
“Karena gajah yang ditemukan mati, namun kedua gadingnya masih utuh,” sebut Robby.
Menurut Robby, Polres Aceh Tamiang bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh masih berupaya mengungkap penyebab kematian satwa dilindungi tersebut.
Kepolisian dan BKSDA Aceh, kata dia, tetap berkomitmen melakukan penyelidikan hingga penyebab kematian gajah dapat dipastikan.(S04)













