Fase Transisi Darurat Berakhir, Aceh Siap Jalankan Rehab-Rekon Pascabencana

Wagub Fadhullah saat menyampaikan keterangan pers usai rakor Pengakhiran Masa Transisi Darurat Menuju Pemulihan rehab-rekon Pascabencana, di Kantor Gubernur Aceh. Selasa 28 Juli 2026 [Dok. Biro Adpim Setda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Pemerintah Aceh akan memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana hidrometeorologi mulai 1 Agustus 2026 setelah masa transisi darurat pemulihan resmi berakhir pada 28 Juli 2026.

Keputusan tersebut ditetapkan Gubernur Aceh Muzakir Manaf berdasarkan berbagai masukan, termasuk hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh pada 23 Juli 2026.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Aceh Fadhullah saat memimpin Rapat Koordinasi Pengakhiran Masa Transisi Darurat Menuju Pemulihan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Hidrometeorologi di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (28/07/2026).

“Berbagai masukan dan rekomendasi menjadi dasar penyempurnaan usulan yang disampaikan kepada Pemerintah Pusat untuk memasuki fase rehab-rekon,” kata Gubernur Muzakir Manaf sebagaimana disampaikan Fadhullah.

Rapat tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir Syamaun.

Dalam kesempatan itu, Fadhullah menyatakan optimistis proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat karena pemerintah telah menyusun Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nasional senilai Rp58,9 triliun untuk periode 2026–2028.

“Pemerintah Aceh menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri, BNPB, LKPP, serta seluruh Kementerian/Lembaga atas perhatian dan dukungan sejak masa tanggap darurat hingga hari ini,” kata Fadhullah.

Ia menjelaskan, bencana hidrometeorologi pada November 2025 berdampak pada 18 kabupaten/kota, 203 kecamatan, dan 3.046 gampong, dengan lebih dari 2,5 juta jiwa terdampak serta 562 korban meninggal dunia.

Penanganan yang telah dilakukan menunjukkan pembangunan hunian sementara mencapai 99 persen, sedangkan hunian tetap tahap II baru sekitar 4 persen.

Sementara itu, pemulihan jalan, jembatan, pengendalian sungai, sekolah, fasilitas kesehatan, dan infrastruktur lainnya masih memerlukan percepatan.

Fadhullah menegaskan, berakhirnya masa transisi darurat tidak berarti penghentian penanganan kedaruratan di daerah yang masih berisiko terdampak bencana.

“Dukungan kepada kabupaten/kota yang masih berpotensi terdampak bencana akan tetap dilaksanakan sesuai kebutuhan,” kata Fadhullah.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyetujui penetapan fase rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh.

Namun, ia mengingatkan agar kabupaten/kota yang belum siap tidak dipaksakan mengikuti tahapan tersebut.

“Sebab, kondisi daerah memang berbeda-beda,” katanya.

Tito juga menekankan pentingnya transparansi dalam penggunaan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi senilai Rp58,9 triliun agar masyarakat dapat mengawasi proses pemulihan.

“Penggunaannya harus diekspos (dipublikasikan kepada publik),” kata Tito.

Ia kembali mengingatkan agar seluruh kegiatan penanganan bencana disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

“Jangan diam-diam. Harus diekspos kepada publik, bahwa seluruh anggaran itu untuk pemulihan pascabencana,” kata Menteri Tito.(R10)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...