Zikqueensa Simatupang Wakili Aceh Jadi Paskibraka Nasional di HUT Ke-81 RI

Dua Anggota Paskibraka Tingkat Nasional asal Aceh, Hibban Annafis dan Zilqueenda Abintary Laudicia Simatupang foto bersama keluarga. Selasa 14 Juli 2026 [Dok. Portalnusa.com/rahasiaumum.com]

Kualasimpang. RU – Di tengah masa pemulihan Aceh Tamiang setelah diterpa banjir hidrometeorologi pada akhir 2025, seorang pelajar asal daerah tersebut berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional.

Zikqueensa Abintari Laudicia Simatupang terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional yang akan bertugas pada peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus 2026.

Keberhasilan siswi kelas XI SMA Negeri 2 Percontohan Karang Baru itu menjadi kebanggaan bagi kedua orang tuanya, Serma Erwin Simatupang, personel Kodim 0117/Aceh Tamiang, dan Desna Apdian.

Keduanya tak kuasa menahan haru saat melepas putrinya berangkat ke Jakarta dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Selasa (14/07/2026).

“Luar biasa bang, hari ini adalah hari kebahagiaan kami sebagai orang tua tatkala melihat anak kami terpilih mewakili Pemerintah Aceh menjadi pasukan Sang Saka Merah Putih di HUT-RI tahun 2026 tingkat Nasional,” ujar Erwin, kepada rahasiaumum.com.

Erwin mengatakan, Zikqueensa mengikuti proses seleksi ketika Aceh Tamiang masih berupaya bangkit dari dampak banjir besar yang melanda hampir seluruh wilayah kabupaten tersebut pada akhir November 2025.

“Alhamdulillah, bencana besar di Aceh Tamiang telah membawa berkah dan hikmah bagi anak kami Zikqueensa Abintari Laudicia,” katanya.

Pada tingkat nasional, Zikqueensa akan mewakili Provinsi Aceh bersama Hibban Annafis asal Gampong Cot Iri, Kabupaten Aceh Besar.

“Kami sangat senang dan bangga karena Zilqueenda bisa lolos menjadi Paskibraka Nasional dan bertugas di Istana Negara. Di tengah musibah banjir yang begitu dahsyat, ternyata Allah memberikan rencana yang indah bagi keluarga kami. Semoga Zilqueenda sukses menjalankan tugas sebagai Paskibraka Nasional dan semoga cita-citanya menjadi taruna Akademi Militer dapat terwujud,” ujar Erwin.

Sementara itu, Zikqueensa mengaku bersyukur atas kesempatan yang diraihnya.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga bisa mengharumkan nama Aceh dan membanggakan kedua orang tua,” katanya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Tamiang, Agusliayana Devita, menjelaskan seleksi calon Paskibraka 2026 berlangsung pada Februari saat daerah tersebut masih dalam tahap pemulihan pascabanjir.

Keterbatasan fasilitas membuat panitia harus memanfaatkan jalan di kompleks perkantoran sebagai lokasi latihan dan tes karena lapangan utama masih digunakan sebagai posko relawan dan pengungsi.

“Lapangan utama saat itu masih digunakan untuk posko relawan dan pengungsi, sehingga seleksi terpaksa memanfaatkan jalan di kompleks perkantoran sebagai lokasi latihan dan tes. Fasilitas olahraga juga belum bisa digunakan, tetapi kami tetap harus melaksanakan seleksi untuk mendapatkan bibit terbaik calon Paskibraka,” jelas Agusliayana.

Menurut dia, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat pelajar. Sebanyak 300 siswa mengikuti seleksi untuk memperebutkan 30 kursi Paskibraka Kabupaten.

“Banyak sekolah masih terdampak bencana dan fasilitas pendidikan belum sepenuhnya pulih. Bahkan kami tidak mewajibkan peserta mengenakan seragam sekolah lengkap karena kondisi daerah saat itu memang belum normal. Namun semangat mereka luar biasa,” ungkapnya.

Agusliayana berharap Zikqueensa bersama Hibban Annafis dapat menjalankan tugas dengan baik saat upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara.

“Alhamdulillah, melalui perjuangan yang panjang, Zilqueenda Abintary Laudicia Simatupang berhasil lolos menjadi Paskibraka Nasional mewakili Aceh bersama Hibban Annafis dari Aceh Besar. Kami berharap keduanya dapat menjalankan tugas dengan baik pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada 17 Agustus 2026,” pungkasnya.(S04)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...