Prabowo Resmikan Bendungan Rukoh Pidie dari Lombok

Presiden Virtual
Peresmian virtual Bendungan Rukoh di Gampong Alue, Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, diresmikan dari jarak jauh oleh Presiden Prabowo Subianto yang sedang berada di lokasi Bendungan Meninting, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026). [Foto: Setneg/Rahasiaumum.com]

Sigli. RU –  Bendungan Rukoh di Gampong Alue, Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, diresmikan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Jumat 10 Juli 2026, bersamaan dengan peresmian Bendungan Meninting, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Di lokasi Bendungan Rukoh di Titeue, Kabupaten Pidie, seremonial virtual itu tidak dihadiri Gubernur Aceh Muzakir Manaf, hanya diwakili Sekretaris Daerah Aceh M Nasir, Ketua DPRA Zulfadhli, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Hadi Susilo, Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan, Bupati Pidie H Sarjani Abdullah, Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana., serta unsur Forkopimda Provinsi Aceh dan Kabupaten Pidie.

“Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Jumat di Mushalla Al-Ikhsan Waduk Rukoh, dilanjutkan pemutaran video profil pembangunan bendungan, hingga seremoni peresmian secara virtual yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari Bendungan Meninting, Lombok, Nusa Tenggara Barat,” ujar panitia peresmian di lokasi.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...