Warga Bener Meriah dan Aceh Tengah Swadaya Perbaiki Jalan Perbatasan

Tampak warga Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah melakukan perbaikan jalan secara swadaya di perbatasan Kampung Bukit Pepanyi dan Telege Atu. Minggu 5 Juli 2026 [Dok. rahasiaumum.com/*]

Bener Meriah. RU – Warga Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah bergotong royong memperbaiki jalan di perbatasan Kampung Bukit Pepanyi, Kecamatan Wih Pesam, dan Kampung Tele Atu, Kecamatan Kute Panang, Minggu (05/07/2026).

Perbaikan dilakukan secara swadaya karena kondisi akses menuju permukiman dan perkebunan warga telah rusak selama bertahun-tahun.

Pembangunan jalan rabat beton itu merupakan hasil inisiatif masyarakat dari kedua wilayah.

Hingga kini, perbaikan telah memasuki tahap ketiga dengan pembiayaan yang berasal dari sumbangan dan sedekah warga.

Salah seorang warga, Ali (23), mengatakan seluruh proses pembangunan dikerjakan secara gotong royong tanpa bantuan pemerintah.

“Kami warga mengumpulkan dana dan sedekah secara ikhlas dari masyarakat yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Bukit Pepanyi dan sebagian masyarakat yang mempunyai kebun di lokasi tersebut,” kata Ali, kepada rahasiaumum.com.

Menurutnya, ruas tersebut menjadi akses utama menuju permukiman dan kawasan perkebunan.

Namun, berbagai usulan perbaikan yang diajukan warga selama ini belum mendapat tindak lanjut.

“Sudah beberapa kali kami warga mengajukan permohonan untuk jalan diperbaiki tetapi tahun ke tahun tidak ada perubahannya,” ungkapnya.

Ali menambahkan, minimnya respons dari pemerintah daerah mendorong masyarakat mengambil inisiatif memperbaiki jalan secara mandiri.

“Ini merupakan ketiga kalinya kami melakukan gotong royong perbaikan jalan secara swadaya tanpa ada bantuan dana dari pemerintah. Kami selaku masyarakat berharap kepada pemerintah terkait untuk segera merespon keluhan kami sebagai masyarakat,” harapnya.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...