Nagan Raya. RU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya memperkuat promosi batu giok khas daerah setelah resmi memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Komoditas ini diproyeksikan sebagai ikon sekaligus produk unggulan bernilai ekonomi tinggi.
Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang, menyebut promosi terus dilakukan melalui berbagai ajang nasional dan antardaerah.
“Promosi batu giok khas Nagan Raya terus kami lakukan. Ini merupakan kekayaan alam yang harus kita manfaatkan secara baik agar semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Raja Sayang di Suka Makmue, Kamis (02/07/2026).
Ia mengatakan, giok Nagan Raya telah beberapa kali mengikuti kontes batu mulia di Medan dan Bandung, dengan hasil meraih prestasi.
Hal ini dinilai membuktikan kualitasnya mampu bersaing dengan daerah lain.
“Keikutsertaan dalam berbagai kontes ini menjadi langkah nyata untuk memperkenalkan batu giok Nagan Raya sekaligus membuktikan kualitasnya mampu bersaing dengan batu mulia dari berbagai daerah di Indonesia,” katanya.
Menurutnya, pengembangan tidak hanya berhenti pada batu mentah, tetapi juga diarahkan pada produk kerajinan bernilai tambah seperti cincin, gelang, kalung, hingga cendera mata.
Ia juga mendorong pelaku usaha dan pengrajin untuk terus berinovasi agar produk giok semakin dikenal luas.
Dalam kunjungan kerja ke Jawa Barat, ia turut menyerahkan cendera mata berbahan giok kepada Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, serta meninjau pengolahan batu di Sukabumi sebagai referensi pengembangan industri.(*)













