Bener Meriah. RU – Kawasan rawa yang sebelumnya terbengkalai di Desa Panteraya, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, kini berubah menjadi destinasi ekowisata yang menarik berkat kreativitas warga setempat.
Rabu (01/07/2026), kawasan tersebut mulai ramai dikunjungi wisatawan sebagai salah satu daya tarik baru di dataran tinggi Gayo.
Revitalisasi lahan yang dulu dipenuhi tumbuhan liar dan endapan lumpur itu dilakukan setelah terdampak bencana hidrometeorologi yang sempat melumpuhkan sejumlah destinasi wisata di wilayah tersebut.
Dengan dukungan pemerintah desa, warga kemudian menyulap kawasan rawa menjadi ruang wisata alam yang tertata dan bernilai ekonomi.
Pengunjung kini dapat menikmati suasana sejuk melalui hamparan hijau, aliran air, serta lingkungan yang masih alami.
Sejumlah fasilitas turut disediakan, mulai dari spot foto bernuansa alam, jalur taman, sarana ibadah, hingga area outdoor seminar.
Pengelola destinasi ekowisata, Syahri Rafita, saat diwawancarai rahasiaumum.com mengatakan kawasan tersebut sebelumnya merupakan lahan rawa yang sangat lebat sebelum dikembangkan menjadi wisata alam.
“Pascabencana alam beberapa waktu lalu, dari segala sektor sangat terpuruk lokasi-lokasi wisata sebagian banyak sudah rusak. Tetapi hal ini kita berusaha mencoba untuk membangkitkan kembali gairah-gairah pariwisata di dataran tinggi Gayo,” ungkap Syahri.
Ia menambahkan, Dataran Tinggi Gayo memiliki daya tarik alam yang kuat, ditopang udara sejuk serta hamparan kebun kopi yang hijau.
Kehadiran ekowisata tersebut turut disambut antusias pengunjung yang menikmati suasana asri dan tenang di kawasan Wih Pesam.
Transformasi rawa menjadi destinasi wisata ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, sekaligus menunjukkan potensi pengembangan wisata berbasis lingkungan di Bener Meriah.(*)













