Banda Aceh. RU – Seluruh jemaah haji Aceh yang tergabung dalam 14 kelompok terbang (kloter) dilaporkan telah tiba kembali ke Tanah Air setelah kedatangan Kloter 14 yang merupakan kloter terakhir, di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) pada Selasa, 30 Juni 2026.
Meski seluruh kloter sudah kembali ke demikian, masih ada dua jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.
“Kedatangan kloter terakhir ini sekaligus menandai berakhirnya proses pemulangan jemaah haji Aceh tahun 1447 Hijriah,” kata Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh, Arijal.
Kloter 14 ini membawa jemaah asal Bener Meriah sebanyak 279 orang, Kota Banda Aceh 87 orang, Aceh Besar 14 orang, Nagan Raya empat orang, Aceh Jaya tiga orang, Aceh Singkil dua orang, Langsa dua orang, serta masing-masing satu orang dari Pidie dan Pidie Jaya.
Dari 389 jemaah yang berangkat, sebanyak 388 orang kembali ke Tanah Air karena satu jemaah asal Bener Meriah meninggal dunia di Arab Saudi.
Secara keseluruhan, sebanyak 5.484 jemaah haji Aceh telah diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah.
Hingga kepulangan kloter terakhir, sebanyak 5.462 jemaah telah kembali ke Aceh dalam 14 kloter, sedangkan 19 jemaah wafat, terdiri atas 18 orang meninggal di Arab Saudi dan satu orang meninggal di Banda Aceh setelah dipulangkan.
Selain itu, masih terdapat dua jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.
Kedua jemaah tersebut adalah Rapasah Puteh asal Kabupaten Nagan Raya dari Kloter 9 yang dirawat di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Makkah, serta Abdul Rahman asal Kabupaten Pidie Jaya dari Kloter 13 yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit King Fahd Hospital, Madinah.
“PPIH Debarkasi Aceh akan terus memantau perkembangan kondisi kedua jemaah tersebut dan berkoordinasi dengan petugas haji di Arab Saudi hingga keduanya dinyatakan pulih dan dapat dipulangkan ke Tanah Air,” ujar Arijal.(TH05)













