Warga Hadang Truk CPO yang Lintasi Jembatan Bailey Krueng Tingkeum

Truk CPO
Warga melakukan razia terhadap truk pengangkut CPO yang diduga melebihi kapasitas muatan di Bireuen.[Foto: Kiriman warga/Rahasiaumum.com]

Bireuen. RU – Sejumlah warga meneghentikan sejumlah truk pengangkut crude palm oil (CPO) yang diduga melebihi kapasitas muatan di lokasi jembatan bailey Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang, Bireuen, pada Rabu (24/06/2026) dini hari.

Hal ini dilakukan karena menurut warga, jembatan bailey Krueng Tingkeum kerap mengalami kerusakan hingga sering ditutup, akibat sering dilintasi truk bermuatan melebihi kapasitas, terutama truk pengangkut CPO.

Aksi ini dilakukan warga dengan menghentikan truk yang melintas dari arah Banda Aceh menuju Medan setelah kendaraan tersebut melewati jembatan bailey Kutablang.

Sedikitnya lima unit truk dihentikan warga yang telah menunggu di depan Masjid Jami’ Kutablang, turut disaksikan petugas penjaga jembatan dari unsur TNI serta petugas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Aceh.

Selanjutnya, truk-truk tersebut diarahkan ke lokasi timbangan milik salah seorang warga di Paya Rangkulu untuk dilakukan penimbangan.

Hasil penimbangan menunjukkan seluruh kendaraan yang diperiksa melebihi batas muatan. Dari lima truk yang ditimbang, berat muatan tercatat bervariasi, mulai dari 39 ton, 40 ton, hingga lebih dari 41 ton.

Temuan tersebut memicu kemarahan warga kepada petugas BPTD Wilayah XV Provinsi Aceh.

Warga pun mempertanyakan mengapa kendaraan yang melebihi kapasitas muatan masih diizinkan melintas di atas jembatan.

Muhadar, salah seorang warga Kutablang, mengaku sangat kesal terhadap petugas yang bertugas di lokasi karena dinilai membiarkan truk bermuatan berlebih melintas, sehingga diduga menjadi salah satu penyebab jembatan sering mengalami kerusakan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan dari pihak BPTD Wilayah XV Provinsi Aceh.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...