Lhoksukon. RU – Dua orang remaja dilaporkan hilang di lokasi wisata alam air terjun tujuh bidadari di kawasan Geureudong Pase, Aceh Utara, pada Sabtu 20 Juni 2026 dan hingga saat ini belum ditemukan.
Kedua remaja tersebut bernama Muhammad Ilham (17) dan Muhammad Dzuhdi (19), asal Gampong Meunasah Rayeuk LB, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.
Anggota keluarga korban, Faisal mengatakan, Muhammad Ilham pamit pada ibunya untuk pergi ke air terjun tujuh bidadari pada Sabtu pagi dan mengatakan akan pulang pada sorenya.
Namun, hingga Senin, 22 Juni 2026, Muhammad Ilham tak kunjung kembali ke rumah.
Pihak keluarga berupaya menghubungi Muhammad Ilham yang berangkat menggunakan sepeda motor bersama rekannya, tetapi tidak membuahkan hasil.
Pihak keluarga kemudian memutuskan untuk menyusul Muhammad Ilham ke lokasi air terjun tujuh bidadari untuk mencari korban.
“Setibanya di sana hanya ditemukan sepeda motor saja satu unit karena mereka berboncengan berdua. Awalnya korban menyebutkan akan pergi berlima, ternyata tiga rekannya itu saat saya konfirmasi mengaku tidak ikut pergi,” ujar Faisal.
Muhammad Ilham saat ini tercatat sebagai santri di Dayah Babu Huda Matang Kuli, sedangkan temannya Muhammad Dzuhdi santri di Sarijud Muthalibin di Gampon Tutong Lhoksukon.
“Saat ini petugas dari BPBD Aceh Utara dan keluarga masih melakukan pencarian terhadap korban di lokasi air terjun tujuh bidadari. Sedangkan terkait kehilangan mereka sudah dilaporkan ke Polres Lhokseumawe,” kata Faisal.
Faisal menyebut Muhammad Ilham memiliki memiliki ciri-ciri berkulit sawo matang dan tinggi 160 sentimeter dengan berat 50 kilogram. Saat berangkat dia menggunakan baju hitam.
Sedangkan Muhammad Dzuhdi memiliki ciri kulit sawo matang, tinggi 155 sentimeter, dan berat 50 kilogram.
“Kami berharap keduanya bisa ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat,” harap Faisal.(TH05)













