USK Dampingi Guru SMAN 16 Integrasikan Papan Interaktif Digital

Tampak salah seorang dosen USK saat meberikan pelatihan pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) bagi guru-guru SMAN 16 Banda Aceh. Rabu 17 Juni 2026 [Dok. USK/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Kehadiran perangkat digital di ruang kelas tidak otomatis meningkatkan kualitas pembelajaran.

Tanpa kemampuan guru untuk mengoperasikannya secara efektif, teknologi berisiko menjadi fasilitas yang belum memberi dampak optimal bagi proses belajar mengajar.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, sejumlah dosen Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) bagi guru-guru SMAN 16 Banda Aceh, Rabu (17/06/2026).

Kegiatan ini merupakan respons atas kebutuhan peningkatan kompetensi digital guru setelah pemerintah mendistribusikan perangkat PID melalui Program Digitalisasi Pembelajaran.

Pelatihan yang diikuti seluruh guru SMAN 16 Banda Aceh itu dipimpin Fitria Herliana, S.Pd., M.Pd., bersama Dra. Susanna, M.Pd., Drs. Ngadimin, M.Si., Dr. Zainuddin, M.Pd., Dr. Evendi, M.Pd., dan Melvina, S.Pd., M.Ed.

Kepala SMAN 16 Banda Aceh, Dra. Syarfati, M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut dia, pelatihan sangat dibutuhkan karena perangkat PID yang tersedia selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Kami menyambut baik kegiatan pengabdian ini karena sangat relevan dengan kebutuhan sekolah saat ini. Selama ini perangkat PID yang kami miliki belum dimanfaatkan secara maksimal oleh para guru. Guru kami juga belum ada yang dilatih secara khusus untuk penggunaan PID ini. Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh guru dapat lebih percaya diri dan terampil dalam mengoperasikan PID, serta mampu mengintegrasikannya dalam proses pembelajaran sehari-hari,” ujar Syarfati.

Fitria menjelaskan, pelatihan mencakup pengenalan fitur dasar PID, pemanfaatan bahan ajar digital melalui platform Rumah Pendidikan, hingga perancangan skenario pembelajaran mendalam (deep learning) yang mengintegrasikan PID di kelas.

“Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan aspek teknis pengoperasian PID, tetapi juga membekali guru dengan kemampuan mengintegrasikan perangkat ini ke dalam pendekatan pembelajaran mendalam yang bersifat mindful, meaningful, dan joyful, sesuai dengan arah Kurikulum Merdeka,” jelas Fitria.

Selama pelatihan, para guru mengikuti demonstrasi penggunaan fitur PID dan praktik langsung merancang pembelajaran interaktif.

Tim dosen juga memberikan pendampingan agar peserta dapat menguasai penggunaan perangkat secara optimal.

Melalui kegiatan ini, guru-guru SMAN 16 Banda Aceh diharapkan semakin terampil memanfaatkan PID sebagai media pembelajaran yang interaktif dan bermakna.

Kegiatan tersebut sekaligus mendukung percepatan digitalisasi pembelajaran sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran.(Rel)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...