Bireuen. RU – Seorang jemaah haji Aceh kembali dilaporkan wafat di Tanah Suci Mekah pada Minggu, 31 Mei 2026.
Jemaah tersebut bernama Sulasry Abdul Gani (74) asal Kabupaten Bireuen dari kloter 5, yang meninggal dunia di kamar Hotel Burj Alwahda Almutamayiz, Mekah, akibat mengalami syok kardiogenik berat.
Berdasarkan informasi tersebut, tercatat sudah lima orang jemaah haji Aceh yang meninggal dunia saat melaksanakan ibadah haji tahun ini.
Sebelumnya, seorang jemaah haji Aceh asal Pidie Jaya dari Kloter 13 bernama Aminah Ahmad (76) juga wafat saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci pada Sabtu, 30 Mei 2026 di Sheefa Hospital.
Jemaah lainnya juga dilaporkan meninggal dunia, bernama Siti Salmijah (83), warga Gampong Meunasah Kayee Raya, Kabupaten Pidie Jaya, yang tergabung dalam Kloter 13, wafat pada 28 Mei 2026 di RS Mina Al Wadi akibat gagal jantung kongestif (congestive heart failure).
Pada 26 Mei 2026, dua jemaah haji Aceh lainnya juga meninggal dunia.
Mereka adalah Maimunah Yusuf Ali (72), warga Dusun Butsi, Gampong Mesjid Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, dari kloter 13. Almarhumah meninggal di Arafah akibat acute decompensated congestive heart failure dan dimakamkan di Syaraya.
Jemaah lainnya, Nurwaida Muhammad Yusuf (76), warga Dusun Mesjid Tuha Jurong Binjee, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, dari kloter 8, meninggal dunia pada 26 Mei 2026 di Arafah akibat cardiogenic shock.
“Dengan bertambahnya satu jemaah yang wafat pada 31 Mei, total jemaah haji Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci menjadi lima orang. Mereka berasal dari Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Tamiang, dan Bireuen,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal.(TH05)













