Pemkab Aceh Besar dan IDAI Perkuat Penanganan Stunting

Suasana kegiatan dalam rangka perayaan HUT ke-17 IDAI Cabang Aceh, di kawasan Kecamatan Leupung, Aceh Besar. Minggu 24 Mei 2026. [Dok. MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memperkuat kerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Aceh guna mendukung kualitas pengasuhan anak dan percepatan penanganan stunting.

Kolaborasi itu dilakukan melalui DPPKBPP dan PA Aceh Besar bersama IDAI Aceh serta Forum Anak Seulawah Aceh Besar (RORASE) pada peringatan HUT ke-72 IDAI di Pantai Krueng Koeng, Kecamatan Leupung, Minggu (24/05/2026).

Kegiatan tersebut diisi jalan santai sejauh 7,2 kilometer dan penanaman pohon sebagai bentuk edukasi lingkungan bagi anak-anak.

Kepala DPPKBPP dan PA Aceh Besar, Fadhlan, mengatakan sinergi dengan IDAI penting untuk mendukung program kesehatan dan kesejahteraan anak, terutama percepatan penanganan stunting.

“Kami sangat mengapresiasi IDAI yang selama ini telah membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar,” kata Fadhlan.

Ketua IDAI Cabang Aceh, Raihan, menyebut kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung tumbuh kembang anak.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...