Pascainsiden di Fakultas Pertanian, Rektor USK Imbau Sivitas Tahan Diri

Rektor USK Prof. Dr. Mirza Tabrani. Kamis 21 Mei 2026. [Dok. Humas USK/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Menanggapi insiden bentrokan yang berujung kebakaran fasilitas di Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) pada Kamis (21/05/2026) dini hari, Rektor Prof Mirza Tabrani mengimbau seluruh sivitas akademika untuk menahan diri dan menjaga komunikasi yang santun serta konstruktif.

Ia meminta setiap potensi gangguan keamanan di lingkungan kampus segera dikoordinasikan dengan pimpinan fakultas maupun universitas.

“Apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan, perlu dilakukan pembinaan dan penanganan sesuai dengan Peraturan Rektor Universitas Syiah Kuala yang berlaku,” ujarnya.

Rektor juga mengapresiasi kepedulian sivitas akademika dalam menjaga stabilitas kampus.

“Kami memberi apresiasi atas segala atensi dan kepedulian seluruh sivitas akademika terhadap kampus kita tercinta, jantung hati rakyat Aceh ini. Mari bersama-sama menjaga suasana kampus agar tetap aman, kondusif, dan terkendali. Sehingga proses belajar-mengajar tetap berlangsung seperti biasa,” katanya.

USK turut memperkuat pengamanan dengan berkoordinasi bersama fakultas, petugas keamanan, dan aparat penegak hukum.

Sebelumnya, kebakaran di Fakultas Pertanian yang terjadi sekitar pukul 04.40 WIB menghanguskan gedung laboratorium serta sejumlah kendaraan dan fasilitas kampus, sebelum akhirnya dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB oleh petugas Damkar Kota Banda Aceh.(R015)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...