Nelayan Aceh Tamiang Hilang Setelah Perahu Dihantam Gelombang

Ilustrasi. Kamis 21 Mei 2026. [Dok. rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Seorang nelayan asal Dusun Keluarga, Desa Sungai Kuruk Tiga, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, dilaporkan hilang setelah perahu yang digunakannya untuk mencari nafkah terbalik akibat dihantam gelombang besar di perairan Seruway, Kamis (21/05/2026).

Korban diketahui bernama Rifaldi (21) yang hingga kini belum ditemukan di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban melaut bersama dua rekannya, Fery dan Adi, menggunakan satu perahu.

Di tengah perjalanan, gelombang tinggi menyebabkan perahu mereka terbalik.

Dua rekan korban berhasil selamat setelah dievakuasi oleh nelayan yang melintas, sementara Rifaldi masih dinyatakan hilang.

Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Aceh Tamiang, kejadian terjadi di koordinat 04.50.555 N – 98.20.555 E, wilayah perairan Langsa, dan diterima pada pukul 12.21 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Rescue BPBD, Dinas Damkar dan Penyelamatan, serta Satgas SAR dikerahkan untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Imam Suherly, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan tim sudah diturunkan untuk proses pencarian korban.

“Iya, peristiwa tersebut memang benar terjadi, kita sudah menurunkan tim untuk membantu proses pencarian terhadap korban di laut. Semoga dalam upaya pencarian terhadap diri korban Rifaldi segera membuahkan hasil,” ujar Bayu, saat dikonfirmasi rahasiaumum.com.(S011)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...