Janji Pemerintah Tak Terealisasi, Warga Perbaiki Sendiri Jalan Putus Akibat Diterjang Ombak

Perbaiki Jalan Putus
Warga Punjot, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen bergotong royong memerbaiki jalan yang putus akibat diterjang ombak di gampong tersebut, Minggu (17/05/2026). [Foto: Dok warga]

Bireuen. RU – Warga Gampong Punjot, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, terpaksa memperbaiki sendiri jalan yang putus total akibat diterjang ombak besar, beberapa waktu lalu.

Langkah tersebut dilakukan, karena warga menilai janji perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Bireuen hingga kini belum juga terealisasi.

Kerusakan jalan yang menghubungkan Dusun Matang Kurma dengan Dusun Pulo Pineung Meunasah Dua itu sebelumnya melumpuhkan aktivitas masyarakat pesisir tersebut.

Dampak dari kerusakan jalan itu, aktivitas pendidikan hingga perputaran ekonomi warga setempat menjadi terganggu.

Bukan hanya itu, kendaraan roda empat tidak dapat melintas sama sekali. Sementara pengendara roda dua harus mempertaruhkan keselamatan saat melaluinya.

Sejumlah pejabat daerah sudah turun langsung meninjau lokasi itu sekitar sebulan lalu.

Saat itu turut hadir Bupati Bireuen H Mukhlis, Kepala Pelaksana BPBD Bireuen Marwan, serta Camat Jangka.

“Bapak Bupati, Kalak BPBD, dan Camat Jangka sudah pernah turun langsung kemari sekira sebulan yang lalu untuk melihat secara langsung. Namun, hingga kini belum ada penanganan dari pihak Pemkab Bireuen,” kata Juliadi, warga setempat, Senin (18/05/2026).

Menurutnya, jalan tersebut kini menjadi satu satunya akses masyarakat setelah jalur alternatif lainnya rusak diterjang banjir pada November 2025 tahun lalu.

“Jalan ini akses satu satunya setelah jalan lain disapu banjir beberapa waktu lalu. Karena itu, kami masyarakat memutuskan untuk bergotong-royong secara swadaya, mengutip dana sebisa kami, dan mencari donatur swasta agar jalan ini bisa segera dilintasi kembali,” jelasnya.

Meski demikian, warga tetap berharap pemerintah daerah menunaikan kewajibannya melakukan perbaikan permanen terhadap jalan itu agar aktivitas masyarakat kembali normal.(TH05)

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...