Bireuen. RU – Warga Gampong Punjot, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, terpaksa memperbaiki sendiri jalan yang putus total akibat diterjang ombak besar, beberapa waktu lalu.
Langkah tersebut dilakukan, karena warga menilai janji perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Bireuen hingga kini belum juga terealisasi.
Kerusakan jalan yang menghubungkan Dusun Matang Kurma dengan Dusun Pulo Pineung Meunasah Dua itu sebelumnya melumpuhkan aktivitas masyarakat pesisir tersebut.
Dampak dari kerusakan jalan itu, aktivitas pendidikan hingga perputaran ekonomi warga setempat menjadi terganggu.
Bukan hanya itu, kendaraan roda empat tidak dapat melintas sama sekali. Sementara pengendara roda dua harus mempertaruhkan keselamatan saat melaluinya.
Sejumlah pejabat daerah sudah turun langsung meninjau lokasi itu sekitar sebulan lalu.
Saat itu turut hadir Bupati Bireuen H Mukhlis, Kepala Pelaksana BPBD Bireuen Marwan, serta Camat Jangka.
“Bapak Bupati, Kalak BPBD, dan Camat Jangka sudah pernah turun langsung kemari sekira sebulan yang lalu untuk melihat secara langsung. Namun, hingga kini belum ada penanganan dari pihak Pemkab Bireuen,” kata Juliadi, warga setempat, Senin (18/05/2026).
Menurutnya, jalan tersebut kini menjadi satu satunya akses masyarakat setelah jalur alternatif lainnya rusak diterjang banjir pada November 2025 tahun lalu.
“Jalan ini akses satu satunya setelah jalan lain disapu banjir beberapa waktu lalu. Karena itu, kami masyarakat memutuskan untuk bergotong-royong secara swadaya, mengutip dana sebisa kami, dan mencari donatur swasta agar jalan ini bisa segera dilintasi kembali,” jelasnya.
Meski demikian, warga tetap berharap pemerintah daerah menunaikan kewajibannya melakukan perbaikan permanen terhadap jalan itu agar aktivitas masyarakat kembali normal.(TH05)














