Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Akibat Cuaca Buruk

rumah rusak
Atap rumah rusak akibat tertimpa pohon di Simeulue, Minggu (17/05/2026). [Foto: Kiriman warga]

Sinabang. RU – Satu rumah warga  Desa Kuala Makmur, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, rusak ditimpa pohon yang tumbang akibat cuaca buruk melanda kabupaten kepulauan tersebut.

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Saat ini, tim BPBD Simeulue telah turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Simeulue, T Ridwan, Minggu (17/05/2026).

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh, cuaca ekstrem ini disebabkan adanya badai monsun yang melanda wilayah Samudra Hindia, sejak 15 Mei 2026 dan masih akan berlangsung beberapa hari mendatang.

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat waspada terkait kondisi cuaca ekstrem yang sedang berlangsung saat ini.

Masyarakat diminta menghindari lokasi rawan banjir, tanah longsor, serta rawan terjadi pohon tumbang. 

Ia juga mengimbau nelayan untuk sementara waktu tidak melaut.

“Kalau pun melaut sebaiknya melengkapi diri dengan peralatan keamanan seperti pelampung dan diusahakan dekat dengan daratan,” sarannya.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...