Jemaah Haji Aceh Terima Dana Wakaf Baitul Asyi 2000 Riyal per Orang

Dana Wakaf Baitul Asyi
Panitia dana wakaf Baitul Asyi saat memberikan uang kepada jamaah calon haji Aceh, di Makkah, Senin (11/5/2026). [Foto: Dok PPIH Embarkasi Aceh]

Makkah. RU – Jemaah haji Aceh dilaporkan mulai menerima dana wakaf Baitul Asyi sebesar 2.000 riyal atau sekitar Rp9,3 juta per orang (kurs 4.668).

Dana wakaf tersebut mulai diberikan sejak Senin, 11 Mei 2026, kepada jemaah dari Kloter 2, karena jemaah Kloter 1 saat ini masih berada di Madinah, dan baru bergerak ke Makkah pada Kamis, 14 Mei 2026.

Sebagai informasi, jamaah calon haji Aceh setiap tahunnya mendapatkan dana kompensasi wakaf dari hotel Baitul Asyi di Makkah dengan jumlah berbeda-beda setiap musim haji.

Baitul Asyi sendiri merupakan lembaga wakaf produktif di Makkah yang didirikan oleh tokoh Aceh bernama Habib Bugak Al-Asyi pada awal 1800-an.

Aset ini dikelola menjadi hotel mewah yang hasilnya dibagikan sebagai kompensasi wakaf kepada setiap jamaah haji asal Aceh.

Selain dana Baitul Asyi, jemaah haji Aceh juga telah mendapatkan living cost (biaya) sekitar 750 riyal atau sebesar Rp3,5 juta per orang, yang diserahkan saat jemaah berada di Asrama Haji.

“Living cost dibagikan saat jemaah masuk asrama, pada saat pembagian dokumen-dokumen lainnya di Asrama Haji Embarkasi Aceh,” kata Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal dikutip Rabu (13/05/2026).

Secara keseluruhan, jemaah haji Aceh tahun ini menerima uang sebanyak 2.750 riyal atau setara Rp12,8 juta per orang dari penerimaan dana wakaf Baitul Asyi, dan living cost dari Pemerintah Indonesia.(TH05)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...