Jantho. RU – Pelantikan Pengurus Cabang IPNU Aceh Besar masa khidmat 2026–2028 digelar di Dekranasda Aceh Besar, Sabtu (09/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, pengurus organisasi, serta para undangan.
Staf Ahli Bupati Aceh Besar Bidang Keistimewaan, SDM, dan Kerja Sama Adi Darma yang hadir dalam acara itu menegaskan peran IPNU sebagai benteng akidah generasi muda.
Ia menyebut tantangan terhadap pemahaman keagamaan pelajar semakin kompleks seiring masuknya berbagai aliran yang dinilai berpotensi memengaruhi akidah.
“IPNU harus menjadi benteng pertahanan. Hari ini banyak tantangan, termasuk upaya-upaya yang dapat mengganggu akidah kita. Ini harus dipahami dengan serius oleh kader IPNU,” ujarnya.
Adi Darma menegaskan akidah Ahlussunnah wal Jama’ah merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar dan sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam membangun masyarakat bersyariat serta bermartabat.
Ia juga meminta IPNU tidak berhenti pada kegiatan formal, tetapi hadir langsung di lingkungan pelajar.
“IPNU harus turun ke sekolah, madrasah, dan pesantren, menjadi jembatan solusi atas persoalan pelajar, baik akidah maupun moral,” katanya.
Selain itu, ia mendorong kader IPNU memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah agar lebih efektif menjangkau generasi muda.
“Dakwah hari ini tidak cukup di mimbar. Harus masuk ke media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook,” ujarnya.
Ketua panitia Teuku Kevin menyampaikan pelantikan mengusung tema “Menguatkan Kaderisasi, Meneguhkan Loyalitas, Mewujudkan Integritas, Bangkit Bersama, Bergerak Nyata untuk IPNU yang Lebih Kuat.”
Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah secara optimal serta memperkuat peran organisasi di kalangan pelajar dan masyarakat.(IA03)














