RSUD-TP Abdya Resmi Jadi Wahana Pendidikan PPDS Urologi USK

Direktur RSUD-TP Abdya dr. Ismail Muhammad, menerima dokter peserta PPDS Urologi USK, dr. Muyasir, di RSUD tersebut. Rabu 29 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP) Kabupaten Aceh Barat Daya resmi menjadi wahana pendidikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Urologi Universitas Syiah Kuala (USK).

Direktur RSUD-TP, dr. Ismail Muhammad, Sp.B, menyebut penetapan tersebut sebagai upaya peningkatan mutu layanan sekaligus dukungan terhadap pendidikan tenaga medis spesialis di daerah.

Pada pelaksanaannya, RSUD-TP menerima dokter peserta PPDS Urologi USK, dr. Muyasir, yang akan menjalani pendidikan dan terlibat dalam pelayanan dengan bimbingan dokter spesialis urologi, dr. Irfansyah, Sp.U.

“Selama menjalani masa pendidikan, dr. Muyasir akan terlibat langsung dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat di bawah bimbingan dokter spesialis urologi, dr. Irfansyah, Sp.U,” kata Ismuha, kepada rahasiaumum.com, Rabu (29/04/2026).

Ia menilai kehadiran residen membuat layanan urologi lebih optimal, cepat, dan komprehensif bagi masyarakat.

“Ini adalah langkah strategis bagi RSUD-TP dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Selain itu, masyarakat juga akan merasakan langsung dampaknya melalui pelayanan yang semakin baik,” ujarnya.

PPDS merupakan program pendidikan lanjutan bagi dokter umum yang menjalani praktik klinis di rumah sakit jejaring pendidikan.

Menurutnya, hal ini menunjukkan RSUD-TP telah memenuhi standar sebagai fasilitas pendidikan kedokteran.

“Kehadiran program ini menandakan bahwa RSUD-TP telah memenuhi standar sebagai rumah sakit jejaring pendidikan yang mampu mendukung proses pembelajaran klinis secara profesional,” imbuhnya.

Ia menambahkan, program tersebut bersifat rotasi dengan durasi sekitar delapan minggu sebelum digantikan residen lain dari Banda Aceh.

Saat ini, hanya dua rumah sakit di Aceh yang menjadi lokasi PPDS Urologi USK, yakni RS Cut Meutia Aceh Utara dan RSUD-TP Abdya.

Dengan dimulainya program ini, RSUD-TP diharapkan berkembang sebagai pusat layanan kesehatan unggul sekaligus mencetak tenaga medis spesialis yang kompeten dan berdaya saing.(T018)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...