Kutacane. RU – Angin puting beliung melanda Kabupaten Aceh Tenggara selama dua hari berturut-turut pada 15–16 April 2026, menyebabkan puluhan rumah warga rusak dan ratusan penduduk harus mengungsi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara mencatat total 64 rumah terdampak di dua kecamatan, yakni Semadam dan Lawe Alas, dengan 254 jiwa dari 64 kepala keluarga ikut terdampak.
Kerusakan paling parah terjadi di Kecamatan Semadam pada Rabu, 15 April 2026, dengan 60 rumah mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang. Rinciannya, 15 rumah rusak berat, 14 rumah rusak sedang, dan 31 rumah rusak ringan.
Sementara pada Kamis, 16 April 2026, di Kecamatan Lawe Alas, empat rumah warga dilaporkan rusak ringan.
“Sebanyak 60 rumah warga di Semadam mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang,” kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Aceh Tenggara, Dodi Sukmariga Tajmal, Jumat (17/04/2026).
Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat maupun lokasi yang lebih aman.
BPBD juga telah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pendataan dan penanganan awal, termasuk pemetaan kerusakan rumah, fasilitas umum, serta dampak terhadap aktivitas ekonomi warga.
Di tengah kondisi cuaca yang masih tidak stabil, BPBD mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
“Masyarakat diminta tetap siaga menghadapi kemungkinan banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan ke BPBD,” ujar Dodi.(AFW016)














