Pemanggilan Wartawan Disorot, IWO Aceh Tekankan Peran Dewan Pers

Ketua PW IWO Aceh, Chairan Manggeng. Kamis 2 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/*]

Banda Aceh. RU – Pemanggilan wartawan media online Bithe.co oleh Polda Aceh menuai sorotan dari Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh.

Organisasi tersebut menilai langkah itu berpotensi mencederai prinsip kebebasan pers apabila tidak mengacu pada mekanisme dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Ketua PW IWO Aceh, Chairan Manggeng, menyatakan aparat penegak hukum seharusnya tidak langsung memanggil jurnalis terkait produk jurnalistik.

Ia menegaskan sengketa pemberitaan memiliki jalur penyelesaian tersendiri sesuai aturan yang berlaku.

“Seharusnya penyidik mengedepankan mekanisme sesuai UU Pers. Jangan sampai langkah seperti ini menimbulkan persepsi bahwa kebebasan pers sedang ditekan,” ujar Chairan, Kamis (02/04/2026).

Menurut dia, penyelesaian sengketa jurnalistik menjadi kewenangan Dewan Pers untuk menilai ada tidaknya pelanggaran kode etik.

Chairan juga mengingatkan pentingnya penggunaan hak jawab dan hak sanggah bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan.

“Hak jawab itu wajib dilayani. Kalau ada kekeliruan dalam pemberitaan, gunakan hak sanggah. Itu mekanisme yang sah dan dijamin dalam UU 40 Tahun 1999,” tegasnya.

IWO Aceh menilai pemanggilan wartawan tanpa melalui Dewan Pers berpotensi menjadi preseden buruk bagi dunia jurnalistik, khususnya di Aceh.

“Hargai kerja-kerja jurnalistik. Wartawan adalah garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kalau mekanisme ini diabaikan, ke depan bisa berbahaya bagi kebebasan pers,” tutup Chairan.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...