Anak 6 Tahun Tewas dalam Kecelakaan Motor di Banda Aceh

Tampak aparat kepolisian saat mengamankan lokasi lakalantas di Simpang Jam, Kecamatan Baiturrahman yang mengakibatkan seorang anak usia enam tahun meninggal. Senin 30 Maret 2026. [Foto Dok : Polresta Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Seorang anak berusia enam tahun, HT, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Simpang Jam, Kecamatan Baiturrahman, Senin (30/03/2026) sore.

Korban menjadi penumpang sepeda motor Honda Scoopy BL 4592 ABJ yang dikemudikan Ahmad Rusdi (41) bersama penumpang lain, Sri Purnama Lisa (32).

“Korban meninggal dunia setelah penanganan medis di RSIA Banda Aceh,” ujar Kasat Lantas Polresta Banda Aceh, Kompol Mawardi.

Kejadian bermula saat motor melaju dari Simpang Seulawah menuju Simpang Kodim dengan kecepatan sedang.

Setibanya di lokasi, pengendara tidak menjaga jarak aman dengan mobil yang berada di depan sehingga hilang kendali dan menabrak bagian belakang mobil tersebut.

Pengemudi dan penumpang terjatuh di aspal, sedangkan mobil pelaku langsung melarikan diri.

“Petugas tengah mendalami dan mencari keberadaan mobil yang melarikan diri. Semoga ada petunjuk dari kamera pengawas di persimpangan maupun jalur sekitarnya,” kata Mawardi.

Kecelakaan ini menjadi korban keenam yang terjadi di wilayah Banda Aceh sepanjang Maret 2026.

Pengemudi motor mengalami luka-luka, sementara HT tewas di rumah sakit.(R015)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...