Idi. RU – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky kecewa dan marah besar saat mengetahui pembangunan hunian sementara (Huntara) di Gampong Blang Seunong, Kecamatan Pante Bidari belum selesai hingga Minggu (29/03/2026).
Keterlambatan pembangunan Huntara tersebut membuat masyarakat korban banjir terpaksa bertahan di tenda, sehingga membuat pemerintah daerah tidak puas atas kinerja kontraktor di bawah kendali Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB.
“Saya minta BNPB segera evaluasi dan melakukan pemutusan kontrak terhadap vendor yang lamban dan merugikan masyarakat korban,” ujarnya.
Al-Farlaky menjelaskan pemerintah daerah dalam pembangunan Huntara hanya menyiapkan data, sementara penunjukan kontraktor dan pembangunan Huntara langsung di bawah kendali BNPB, yang hasilnya sangat mengecewakan.(TH05)














