Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang Renggut Satu Korban Jiwa

Korban Kecelakaan
Jenazah korban kecelakaan di Jalan Medan–Banda Aceh, Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur. (Foto: Dok warga)

Idi. RU – Sebuah lubang di badan Jalan Medan–Banda Aceh, tepatnya di Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, merenggut satu korban jiwa pada Selasa (24/03/2026) pagi.

Kecelakaan itu terjadi ketika sepasang suami istri yang baru mudik ke Aceh Timur melintas menggunakan sepeda motor di jalur tersebut.

Berdasarkan keterangan korban selamat, mereka tidak menyadari adanya lubang di badan jalan karena posisi kendaraan berada di belakang sebuah mobil pribadi.

Tanpa sempat menghindar, sepeda motor yang mereka kendarai terperosok ke dalam lubang, dan keduanya terhempas ke aspal. 

Sang istri meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan, sementara suaminya bernama Jhon Selamat Butar-butar mengalami terkilir di bahu kanan. 

“Kami berkunjung ke rumah saudara di Simpang Ulim dan hendak kembali ke Siantar,” ujar Jhon usai kejadian.

Warga yang melintas segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke puskesmas terdekat, namun, nyawa korban tidak tertolong. 

Diketahui, pasangan tersebut merupakan warga Timbaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, yang mudik ke Aceh Timur.

Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke Simalungun untuk dikebumikan di sana.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...