Gandeng Golkar Aceh Tamiang, DMDI dan Artha Graha Salurkan Bantuan

Said Aldi Al Idrus menyerahkan bantuan kepada masyarakat desa Sungai Liput. Sabtu 14 Maret 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Sebanyak 11.000 paket bantuan berupa uang tunai senilai Rp200.000 disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (14/03/2026).

Bantuan kemanusiaan tersebut merupakan kolaborasi Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia bersama Artha Graha selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Ketua Umum DMDI Indonesia, Datuk H. Said Aldi Al Idrus, mengatakan penyaluran santunan itu juga melibatkan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Partai Golkar Aceh Tamiang sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana.

Dalam kegiatan tersebut, Said Aldi bersama perwakilan Artha Graha, Husin, memimpin langsung penyaluran bantuan kepada masyarakat di Masjid Al-Ikhsan, Desa Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda.

Sebelumnya, bantuan serupa juga dibagikan di Kantor DPD II Partai Golkar Aceh Tamiang di Kebun Tengah, Desa Bukit Rata.

“Tadi pagi kita salurkan di Kantor Golkar sebanyak 400 paket, dan di Sungai Liput ini sebanyak 300 paket,” terang Said Aldi.

Ia menjelaskan, bantuan uang tunai tersebut berbeda dengan paket sembako yang sebelumnya telah banyak disalurkan sejak awal terjadinya banjir.

“Yang 11.000 paket berupa uang tunai ini diluar dari sembako. Kalau bantuan sembako sudah sangat banyak sekali yang telah disalurkan sejak usia banjir,” tegas Said Aldi yang didampingi Husin dan Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Tamiang, Adriadi, SE.

Usai menyalurkan bantuan di Masjid Al-Ikhsan, rombongan melanjutkan kegiatan ke Desa Semadam untuk membagikan paket sembako kepada masyarakat terdampak banjir.(S011)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...