BSI Fest Ramadan Hadirkan Bazar UMKM dan Kegiatan Sosial

Suasana pembukaan acara BSI Fest Ramadan 1447 H, di halaman Masjid Raya Baiturrahman. Kamis 13 Maret 2026. [Foto Dok : Prokopim Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka BSI Fest Ramadan 1447 H yang digelar Bank Syariah Indonesia (BSI) Region Aceh di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Kamis (12/03/2026) sore.

Kegiatan itu dihadiri Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan, perwakilan Bank Indonesia, Kepala Pengawasan Bagian LJK Firman Octo Armando, Plh Kepala UPTD Masjid Raya Baiturrahman Abi Iskandar AS, serta sejumlah undangan.

Illiza mengapresiasi BSI atas penyelenggaraan festival tersebut sebagai upaya menyemarakkan Ramadan sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Banda Aceh, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Syariah Indonesia Region Aceh atas penyelenggaraan BSI Fest Ramadan ini. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama untuk menyemarakkan Ramadan dengan aktivitas yang tidak hanya memperkuat ibadah, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai Ramadan menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi umat melalui penguatan UMKM. Hingga Desember 2025, tercatat 47.640 pelaku UMKM di Banda Aceh.

“Dengan dukungan yang tepat, kita berharap para pelaku UMKM di Kota Banda Aceh dapat tumbuh lebih kuat, lebih mandiri, dan mampu bersaing secara sehat dalam perekonomian. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, BSI Fest Ramadan 1447 H secara resmi saya nyatakan dibuka,” lanjutnya.

Festival Ramadan tersebut menghadirkan bazar UMKM, kegiatan sosial, serta aktivitas keagamaan selama bulan suci.(TA019)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...