Mahasiswa GAMPATA Tuntut Transparansi Dana Bencana Aceh

Mahasiswa GAMPATA di depan di depan Kantor Gubernur Aceh. Senin 2 Maret 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/R015]

Banda Aceh. RU – Mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Pembela Tanah Aceh (GAMPATA) menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Aceh, Senin (02/03/2026), menuntut transparansi anggaran bencana Hidrometeorologi 2025 senilai Rp 1,6 triliun.

Koordinator aksi, Syahputra Ariga menilai pengelolaan Dana BTT dan perekrutan relawan tidak transparan.

“Pertanyaan besar bagi kami adalah mengapa dengan dana yang besar, kebutuhan mendasar masyarakat belum terpenuhi,” tegasnya.

Massa menilai klarifikasi Sekretaris BPBA Muhammad Syahril belum memadai dan mendesak kehadiran Sekda Aceh selaku Kepala Satgas bencana.

“Kami menuntut kejelasan distribusi anggaran, penerima manfaat, dan mekanisme pelaksanaan di lapangan,” pungkas Syahputra.(R015)

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...

Menata Harapan di Tengah Luka

Bupati Aceh Tamiang. Irjen Pol (P) Drs Armia Pahmi, MH. Bersama masyarakat penghuni Huntara. (Foto dok/rahasiaumum.com/Awelatam)

Menunggu Realisasi di Tengah Pemulihan

Kunjungan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ke Kabupaten Aceh Tamiang kembali menegaskan satu hal;...

Yang Terlewat Kini Dikejar; Pendataan Tahap III Dibuka untuk Warga Terdampak

Di balik angka-angka bantuan, ada satu hal yang paling menentukan: data. Di Aceh Tamiang, pemerintah...

Saat Dana Stimulan Dipertaruhkan

Kualasimpang. RU – Ketika verifikasi lapangan, tekanan sosial, dan koordinasi birokrasi menentukan nasib bantuan warga...