Safari Ramadhan di Pandrah, Wabup Bireuen Santuni Anak Yatim

Penyerahan santunan pada acara Safari Ramadhan Tim II Pemerintah Kabupaten Bireuen, di Masjid Nurul Hikmah Gampong Blang Samagadeng, Kecamatan Pandrah. Rabu 26 Februari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T019]

Bireuen. RU – Tim II Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Bireuen yang dipimpin Wakil Bupati Bireuen, Razuardi, mengunjungi Masjid Nurul Hikmah Gampong Blang Samagadeng, Kecamatan Pandrah, Kamis (26/02/2026).

Rombongan yang didampingi unsur Forkopimda dan sejumlah kepala dinas disambut Keuchik Blang Samagadeng, Ihsan, S.Pd, Camat Pandrah Juanda, S.E., M.M, serta warga setempat.

Menjelang berbuka, wakil bupati menyerahkan santunan kepada 20 anak yatim dari beberapa gampong di Pandrah.

Bantuan itu menjadi simbol kepedulian pemerintah daerah pada bulan suci, terutama bagi masyarakat terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Perwakilan Tim II, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen Anwar, S.Ag., M.AP, turut menyerahkan perlengkapan kebersihan dan sumbangan untuk Masjid Nurul Hikmah yang diterima Imum Masjid Tgk Ibnu Hibban (39).

Dalam sambutannya, Anwar menegaskan Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud silaturahmi serta ibadah sosial pemerintah di tengah masyarakat.

“Musibah pasti mengandung hikmah. Momentum Ramadhan ini harus kita jadikan penguat ukhuwah Islamiyah dan semangat ibadah, sekaligus memperkokoh syiar Islam pascabencana,” ujarnya.

Ia menyampaikan pemerintah kabupaten terus mendampingi pendataan dampak bencana yang menjadi kewenangan BNPB pusat agar berjalan lancar, tepat, dan cepat.

Warga juga diimbau bijak bermedia sosial dengan meminimalkan “dosa digital”, tidak menyebarkan hoaks, serta menjaga persatuan saat menghadapi ujian.

Dalam tausiyahnya, Tgk Muhammad Yani Paya Meuneng mengingatkan kejayaan Islam telah digariskan dalam Al-Qur’an dan hadis.

Setiap peristiwa, baik nikmat maupun cobaan, menurut dia, menjadi sarana introspeksi untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama.

Ia menjelaskan Ramadhan merupakan bulan rahmat, waktu dilipatgandakannya pahala, kesempatan pengampunan, serta momentum pembebasan dari api neraka bagi umat Nabi Muhammad SAW yang bersungguh-sungguh beribadah.

Penceramah juga menekankan berbagai bencana dan konflik hendaknya menjadi pengingat agar manusia tidak berlaku zalim terhadap diri sendiri, orang lain, maupun ketentuan Allah SWT.

Karena itu, bulan suci perlu dijadikan saat bertaubat, membenahi akhlak, memperkuat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan jamaah dari Blang Samagadeng dan sejumlah gampong lain di Pandrah, kemudian ditutup dengan shalat Isya, tarawih, dan witir berjamaah dalam suasana khidmat.(TA019)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...