Jual Kuah Beulangong Siang Hari, Satpol PP-WH: Tak Langgar Syariat

Petugas Satpol PP dan WH Aceh Besar melakukan pengawasan, di Pasar Sibreh, Kecamatan Sukamakmur. Rabu 25 Februari 2026. [Foto Dok : MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh Besar mengerahkan personel menindaklanjuti laporan warga terkait aktivitas penjualan kuah beulangong di Pasar Sibreh, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, Rabu (25/02/2026).

Petugas mendapati sejumlah pedagang mulai berjualan menjelang siang.

Pemeriksaan dilakukan di beberapa titik hingga ke dapur pengolahan untuk memastikan tidak ada pelanggaran syariat selama Ramadhan.

Hasil pengecekan menunjukkan pedagang hanya menjual kuah untuk dibawa pulang tanpa menyediakan nasi maupun fasilitas makan di lokasi.

Kasatpol PP dan WH Aceh Besar Muhajir melalui Kasi Penyidik Darwadi yang memimpin operasi menyatakan tidak ditemukan unsur pelanggaran.

“Para pedagang tidak menyediakan nasi, hanya menjual kuah beulangong untuk dibawa pulang. Jadi tidak ada unsur yang mengarah pada penjualan makanan siap santap pada siang hari selama Ramadhan,” ujar Darwadi.

Ia menambahkan, tim telah menelusuri area dapur guna memastikan tidak ada praktik bertentangan dengan ketentuan.

Menurut pengakuan pedagang, aktivitas dilakukan sebelum siang karena Pasar Sibreh merupakan pasar mingguan dengan durasi terbatas.

“Aktivitas pasar biasanya ramai sejak pagi hingga menjelang siang, dan setelah pelaksanaan shalat Zuhur para pengunjung mulai berangsur meninggalkan lokasi. Bahkan sebelum pukul 15.00 WIB, pasar sudah kembali sepi,” ungkap Darwadi menyampaikan keterangan pedagang.

Pihaknya mengimbau masyarakat tetap mematuhi aturan syariat serta menjaga ketertiban selama Ramadhan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pedagang dan masyarakat agar tetap mematuhi ketentuan syariat Islam selama bulan Ramadhan. Mari kita sama-sama menjaga ketertiban umum dan menghormati saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya.(*)

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...

Menata Harapan di Tengah Luka

Bupati Aceh Tamiang. Irjen Pol (P) Drs Armia Pahmi, MH. Bersama masyarakat penghuni Huntara. (Foto dok/rahasiaumum.com/Awelatam)

Menunggu Realisasi di Tengah Pemulihan

Kunjungan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ke Kabupaten Aceh Tamiang kembali menegaskan satu hal;...

Yang Terlewat Kini Dikejar; Pendataan Tahap III Dibuka untuk Warga Terdampak

Di balik angka-angka bantuan, ada satu hal yang paling menentukan: data. Di Aceh Tamiang, pemerintah...

Saat Dana Stimulan Dipertaruhkan

Kualasimpang. RU – Ketika verifikasi lapangan, tekanan sosial, dan koordinasi birokrasi menentukan nasib bantuan warga...