528 Huntara di Aceh Utara Ditargetkan Selesai Sebelum Lebaran

Menteri Dodi
Menteri PU Dody Hanggodo saat berinteraksi dengan masyarakat penghuni Huntara di Rumoh Rayeuk Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara, Selasa (24/2/2026). (Foto: ANTARA)

Lhoksukon. RU – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan 528 hunian sementara (Huntara) di 44 blok yang berada di Kabupaten Aceh Utara rampung sebelum Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Total Huntara di Aceh Utara sebanyak 44 blok, dan ditargetkan selesai sebelum lebaran,” kata Dody Hanggodo dikutip Rabu 25 Februari 2026.

Pernyataan itu Dody sampaikan saat meninjau progres pembangunan Huntara Kementerian PU di Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

Peninjauan tersebut untuk memastikan kesiapan hunian bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus mempercepat pemanfaatannya sebelum Lebaran.

Dalam kunjungannya, Dody Hanggodo juga sempat berinteraksi dengan masyarakat yang sudah menempati Huntara di Langkahan.

Dody mengatakan dari total pembangunan 44 blok (1 blok terdiri dari 12 pintu Huntara) di Aceh Utara, khusus di Rumoh Rayeuk Langkahan terdampak lima blok dengan kapasitas sekitar 60 kepala keluarga (KK), dan mulai dihuni masyarakat terdampak .

Pembangunan Huntara di Langkahan tersebut di atas lahan yang disediakan oleh Pemerintah Aceh Utara, dengan total luas bangunan sekitar 1.440 meter persegi di bawah tanggung jawab Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Kementerian PU bersama penyedia jasa PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Secara teknis, Huntara dibangun menggunakan sistem modular dengan struktur rangka baja ringan yang memungkinkan proses konstruksi berlangsung cepat dan efisien tanpa mengurangi kualitas dan kenyamanan.

Setiap unit dirancang menggunakan insulated panel, dan dilengkapi dengan ventilasi, exhaust fan, serta kipas angin untuk menjaga sirkulasi udara tetap baik dan ruangan tidak panas.

Selain unit hunian, kawasan tersebut dilengkapi fasilitas pendukung seperti toilet komunal, area cuci, dapur bersama, instalasi listrik dan pencahayaan, serta jaringan air bersih dan sanitasi.

Fasilitas itu disiapkan agar masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara layak selama menempati hunian sementara.(TH05)

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...

Menata Harapan di Tengah Luka

Bupati Aceh Tamiang. Irjen Pol (P) Drs Armia Pahmi, MH. Bersama masyarakat penghuni Huntara. (Foto dok/rahasiaumum.com/Awelatam)

Menunggu Realisasi di Tengah Pemulihan

Kunjungan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ke Kabupaten Aceh Tamiang kembali menegaskan satu hal;...

Yang Terlewat Kini Dikejar; Pendataan Tahap III Dibuka untuk Warga Terdampak

Di balik angka-angka bantuan, ada satu hal yang paling menentukan: data. Di Aceh Tamiang, pemerintah...

Saat Dana Stimulan Dipertaruhkan

Kualasimpang. RU – Ketika verifikasi lapangan, tekanan sosial, dan koordinasi birokrasi menentukan nasib bantuan warga...