Pedagang Takjil Dilarang Berjualan Sebelum Pukul 15.00 WIB

pedagang takjil
Penjual takjil menjajakan dagangan di Idi, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (20/2/2026). (Foto: ANTARA)

Idi. RU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur mengingatkan dan melarang penjual takjil berjualan sebelum pukul 15.00 WIB selama Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. 

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky di Aceh Timur, mengatakan larangan itu bertujuan menjaga kekhusyukan ibadah puasa serta menciptakan suasana siang hari yang lebih tertib dan kondusif. 

“Jika ada pedagang menjual atau melayani pembeli secara terbuka sebelum waktu yang telah ditentukan, maka akan ditertibkan dan ditindak sesuai aturan berlaku,” katanya pada Jumat, 20 Februari 2026.

Begitu juga pemilik warung, kafe, dan restoran diingatkan tidak melayani makan dan minum secara terbuka pada siang hari. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak makan, minum, maupun merokok, secara terbuka di tempat umum. 

“Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat tidak menyalakan petasan, mercon, atau kembang api yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah, khususnya saat pelaksanaan salat tarawih,” kata Bupati.

Ia juga mengimbau pelaku usaha tempat hiburan dan usaha tertentu menyesuaikan operasionalnya sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga tidak mengganggu ibadah Ramadhan.(TH05)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...