Oknum Pengacara di Banda Aceh Jadi Tersangka Pemerkosaan Anak

kapolresta banda aceh
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana bersama Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Parmohonan Harahap ketika menggelar konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Jumat (13/02/2026). (Foto: Humas Polresta)

Banda Aceh. RU – Seorang oknum pengacara berinisial FR (41) ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di rumah tersangka, di kawasan Beurawe, Banda Aceh.

Saat ini penyidik telah memeriksa tujuh saksi, terdiri dari orang tua korban, korban, tiga saksi lain, serta dua saksi ahli dalam kasus tersebut.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasat Reskrim  Parmohonan Harahap menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan, tersangka diduga membujuk korban untuk masuk ke dalam rumah dengan alasan menonton YouTube.

Setibanya di kamar belakang rumah, tersangka diduga melakukan pemerkosaan terhadap anak tersebut.

Selain itu, korban menyebut tersangka sempat mengambil foto bagian tubuh korban menggunakan telepon genggamnya.

“Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya. Motif tersangka disebut karena adanya ketertarikan dan dorongan nafsu terhadap korban,” ujar Parmohonan dalam konferensi pres di Mapolresta Banda Aceh, Jumat 13 Februari 2026.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat terkait jarimah pemerkosaan, dengan ancaman cambuk 150–200 kali, denda emas murni, atau penjara hingga 200 bulan. 

Selain itu, tersangka juga dikenakan Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang pelecehan seksual terhadap anak, dengan ancaman cambuk hingga 90 kali, denda atau penjara maksimal 90 bulan.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...