Kementerian PU Buka Lowongan Kerja Padat Karya, Ini Syaratnya

Lowongan Padat Karya
Banner pengumuman pendaftaran padat karya tunai Kementerian PU untuk daerah bencana di Aceh. (Foto: IG PU_Cipta Karya Aceh)

Takengon. RU – Kementerian PU membuka pendaftaran program padat karya tunai untuk masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor, terutama di Aceh.

Program padat karya tunai ini merupakan salah satu bentuk pelibatan/pemberdayaan masyarakat setempat dalam kegiatan pembangunan infrastruktur Kementerian PU sebagai tenaga kerja konstruksi yang mendapatkan pembayaran upah sebagai pekerja sesuai skema yang telah ditentukan.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang diupload lewat akun Instagram PU_Cipta Karya Aceh, pendaftaran telah dibuka sejak 4 Februari 2026 dan akan ditutup jika kebutuhan telah terpenuhi.

Adapun persyaratannya yakni tenaga kerja lapangan (pria), sehat jasmani dan rohani, sertakan KTP/KK atau surat keterangan domisili dari Kepala Desa (Keuchik), dan diutamakan warga sekitar.

Kemudian, untuk ruang lingkup pekerjaannya yakni pembersihan dan fungsionalisasi jalan lingkungan, drainase, persampahan, limbah, serta air bersih.

Adapun lokasi pendaftarannya yaitu, Kabupaten Aceh Tamiang, di Kantor Bupati, Kota Langsa di Dinas Ketenagakerjaan, Aceh Timur di Kantor Camat Idi, Aceh Utara di Kantor Camat Langkahan, Bireuen di Kantor Keuchik Desa Kubu.

Kemudian untuk Kabupaten Pidie Jaya di Kantor Dinas PU,  Bener Meriah di Direksi Keet Waskita (Perumahan Muyang Bensu), Aceh Tengah di Kantor DLH, Gayo Lues di Bale Musara (Seberang Pendopo Bupati), Aceh Tenggara di Kantor DLH, dan Aceh Selatan di Kantor DLH.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan semua pelaksanaan pekerjaan oleh Kementerian PU di daerah bencana harus menerapkan sistem padat karya atau melibatkan masyarakat sebagai pekerja.

“Saya instruksikan, semua pekerjaan Kementerian PU di daerah bencana harus melibatkan masyarakat,” kata Dody Hanggodo, saat mengunjungi Aceh Tengah pada Jumat, 6 Februari 2026.

Ia menjelaskan, penerapan sistem padat karya ini diharapkan bisa ikut membantu masyarakat yang terkena musibah sehingga memiliki pendapatan, mengingat mata pencarian mereka banyak yang hilang akibat bencana.(TH05)

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...