Mantan Keuchik Gampong Karieng Didakwa Korupsi Dana Desa Ratusan Juta

korupsi GpKarieng
Petugas kejaksaan mengawal tersangka tindak pidana korupsi dana desa di Bireuen. (Foto: Dok Kejari Bireuen)

Bireuen. RU – Irfadi, mantan Keuchik Gampong Karieng, Kecamatan Peudada, Bireuen, didakwa melakukan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) tahun anggaran 2018 hingga 2022. Dakwaan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bireuen dalam sidang di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Kamis, 5 Februari 2026.

Dalam perkara bernomor 4/Pid.Sus-TPK/2026/PN Bna, yang bersangkutan didakwa telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 549.306.935, berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Bireuen.

Jaksa Penuntut Umum menyebutkan, Irfadi selaku keuchik memiliki kewenangan penuh dalam pengelolaan keuangan gampong sejak menjabat pada November 2017 hingga 2023.

Dalam kurun waktu tersebut, terdakwa diduga menyalahgunakan kewenangan dalam pengelolaan anggaran gampong.

“Terdakwa secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 549 juta,” kata jaksa dalam surat dakwaan.

Jaksa menguraikan, selama periode 2018 hingga 2022, Gampong Karieng menerima dana gampong setiap tahunnya dengan nilai ratusan juta rupiah.

Dana tersebut bersumber dari Dana Desa, Alokasi Dana Gampong, serta bagi hasil pajak dan retribusi daerah.

Anggaran tersebut seharusnya digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari pembangunan gampong, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, hingga penanggulangan bencana. Namun, dalam pelaksanaannya ditemukan sejumlah penyimpangan.

Berdasarkan Laporan Hasil Audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) Inspektorat Kabupaten Bireuen Nomor 700.1.2.3/136/INK-LHAPKKN/2025 tertanggal 6 November 2025, pengelolaan APBG oleh terdakwa mengakibatkan kerugian negara lebih dari setengah miliar rupiah.

Sidang perkara tersebut akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.(TH05)

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...