Krisis Air Pascabanjir Aceh Tamiang, Pertamina EP Rantau Bantu Atasi

PT Pertamina EP Rantau Salurkan air bersih ke warga korban banjir Hidrometeorologi Kabupaten Aceh Tamiang. Rabu 4 Februari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Bantuan air bersih dari Pertamina EP Rantau Field mengalir ke permukiman warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Air layak konsumsi disalurkan melalui truk tangki untuk mengisi tandon serta ember milik masyarakat.

Basariah (53), warga Desa Perdamaian, Kecamatan Kota Kuala Simpang, tak kuasa menahan haru saat pasokan tiba di halaman rumahnya setelah lama mengalami krisis air pascabanjir.

“Saya tidak bisa berkata-kata. Terima kasih kepada Pertamina EP Rantau Field yang sudah bantu kami,” ujarnya seperti dibertakan rahasiaumum.com, Rabu (04/02/2026).

Ia mengatakan kesulitan air bersih mulai teratasi sejak utusan PT Pertamina EP Rantau Field, bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan Zona 1, menyalurkan bantuan melalui truk berkapasitas 12 ribu liter.

Sejak sekitar 60 hari terakhir, penyintas banjir di sejumlah desa Aceh Tamiang mengalami keterbatasan akses air bersih.

Pasokan baru diterima setelah menunggu dalam waktu cukup lama.

“Kami sangat membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Tidak untuk mandi, bisa ambil air wudhu saja sudah cukup. Kami bersyukur dapat bantuan air bersih dari Pertamina,” kata Samsul, warga Kampung Bukit Rata, Kecamatan Kejurusan Muda.

Selain distribusi air, PEP Rantau Field turut menyalurkan berbagai bantuan tanggap darurat ke lebih dari 20 desa wilayah kerja.

Dukungan meliputi layanan kesehatan gratis, makanan siap santap, paket sembako, kasur, selimut, serta perlengkapan tidur lainnya.

Field Manager PEP Rantau Field Tomi Wahyu Alimsyah menyampaikan perusahaan berkomitmen hadir mendampingi masyarakat dalam masa pemulihan pascabencana.

“Kendati turut terdampak banjir, kami tetap hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan serta memastikan penanganan kemanusiaan tidak hanya berfokus pada logistik tetapi kesehatan masyarakat,” ujarnya.

PHR Zona 1 juga menyalurkan bantuan bahan pangan berupa beras, gula, air mineral, mi instan, minyak goreng, biskuit, serta kebutuhan lain seperti sarden, telur, susu, perlengkapan mandi, obat-obatan, selimut, terpal, dan popok.

Bantuan berasal dari berbagai wilayah kerja, mulai Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Sumatera Utara, hingga kolaborasi dengan subholding upstream Pertamina lainnya.

“Komitmen ini dijalankan melalui sinergi dengan SKK Migas, pemerintah daerah, BPBD, serta para pemangku kepentingan lainnya,” pungkas Tomi.(S011)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...