Kejari Subulussalam Gelar Rakor Antisipasi Aliran Sesat

Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Subulussalam, Delfiandi SH, pimpin Rakor antisipasi aliran sesat. Selasa 3 Februari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Kejaksaan Negeri Subulussalam menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) di Kantor Badan Kesbangpol Kota Subulussalam, Selasa (03/02/2026).

Rakor tersebut bertujuan menyatukan persepsi, memperkuat kolaborasi lintas instansi, serta melakukan pertukaran informasi guna mencegah sejak dini berkembangnya aliran kepercayaan maupun keagamaan yang berpotensi menyimpang dan memicu keresahan sosial.

Kegiatan ini dihadiri Tim PAKEM Kota Subulussalam, unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Subulussalam, Khairunnas, menekankan pentingnya pencegahan terhadap ajaran yang berpotensi menyimpang.

“Aliran yang menyimpang dapat menimbulkan keresahan sosial, konflik antarwarga, serta mengganggu keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Karena itu diperlukan peran aktif seluruh pihak dalam pengawasan dan deteksi dini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Subulussalam Delfiandi menjelaskan PAKEM merupakan bagian dari tugas kejaksaan dalam menghimpun, mengolah, serta menganalisis informasi terkait perkembangan aliran kepercayaan dan keagamaan di tengah masyarakat.

“Ini sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyimpangan maupun penodaan agama,” katanya.

Ketua MPU Kota Subulussalam, Sarkawi, mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama terhadap keberadaan ajaran yang tidak sejalan dengan ketentuan berlaku, serta perlunya koordinasi berkelanjutan antara instansi dan tokoh agama dalam menyikapinya secara bijak.(MB017)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...