Pemprov Aceh dan MER-C Perkuat Sinergi Penanganan Bencana

Sekda M. Nasir, saat menerima Audiensi Pengurus Organisasi Kemanusian MER-C beserta Forum Solidaritas Aceh, di Ruang Rapat Sekda Aceh. Jumat 16 Januari 2026. [Foto Dok : Humas Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Pemerintah Aceh memperkuat kerja sama penanganan dampak bencana melalui pertemuan antara Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, dan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jumat (16/01/2026).

Dalam pertemuan tersebut, M. Nasir menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menggandeng sekitar 150 organisasi masyarakat sipil dan 96 perusahaan untuk mendukung upaya tanggap darurat serta pemulihan pascabencana di berbagai wilayah.

Sekda Aceh juga menyampaikan apresiasi atas peran MER-C yang dinilai konsisten hadir memberikan layanan kesehatan di lapangan, terutama pada daerah yang belum terjangkau fasilitas medis secara memadai.

Presidium MER-C, Dr. Ir. Ahyahudin Sodri, M.Sc, menjelaskan bahwa kehadiran timnya bertujuan melengkapi langkah pemerintah daerah dan Kementerian Kesehatan.

Hingga kini, MER-C masih aktif mendampingi masyarakat di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Tengah.

“Di Aceh Tamiang, Pustu sudah berjalan dan kami mengaktifkan layanan kesehatan untuk membantu petugas lokal. Selama fase tanggap darurat kami tetap berada di sana,” ujar Ahyahudin.

Ia menambahkan, penanganan difokuskan pada kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut dan kolera, di samping keterbatasan akses air bersih yang masih dihadapi pengungsi.

Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, menyebutkan pihaknya tengah mempersiapkan pengaktifan Rumah Sakit Mukhtar Hasbi di Aceh Utara.

“Persyaratan sedang kami lengkapi agar rumah sakit tersebut bisa segera aktif dan menjadi rujukan bagi puskesmas-puskesmas di sekitarnya,” katanya.

Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya sinergi pemerintah, lembaga kemanusiaan, serta sektor swasta untuk memastikan layanan kesehatan dan kebutuhan dasar warga terdampak bencana di Aceh terpenuhi secara optimal.(R015)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...