Jembatan Natam Putus, Warga Darul Hasanah Bangun Akses Darurat

Warga bersama TNI bekerjasama membangun jembatan darurat di kecamatan Darul Hasanah. Sabtu 10 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Warga Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, bergotong royong membangun jembatan dan jalan darurat setelah Jembatan rangka baja Natam putus diterjang banjir besar Sungai Alas.

Jembatan Natam merupakan penghubung utama antara Kecamatan Badar dan Darul Hasanah.

Putusnya jembatan tersebut mengakibatkan puluhan kute di dua kecamatan terisolasi.

Aktivitas warga, termasuk pelajar dan tenaga pendidik, terganggu karena harus memutar puluhan kilometer melalui Jembatan Mbarung di Kecamatan Babusalam dan Jembatan Gantung Lawe Pinis Srimuda.

Warga Darul Hasanah, Salihan, mengatakan bahwa masyarakat sebelumnya sempat membangun jembatan darurat secara swadaya.

Namun, jembatan tersebut kembali rusak sebelum digunakan akibat derasnya arus Sungai Alas setelah hujan turun.

“Warga kembali membangun akses jalan darurat agar bisa dilintasi sementara,” kata Salihan seperti diberitakan rahasiaumum.com, Senin (12/01/2026).

Menurut dia, keberadaan akses darurat sangat mendesak karena jarak tempuh menjadi jauh jika harus memutar.

Kondisi ini menyulitkan warga, terutama anak-anak sekolah dan guru yang bertugas di Kecamatan Darul Hasanah dan Badar.

Putusnya jembatan juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Petani kesulitan membawa hasil pertanian ke pusat kota karena harus menempuh jalur alternatif yang lebih panjang.

“Petani terpaksa memutar hingga puluhan kilometer melalui Jembatan Silayakh,” ujar Salihan.

Ia berharap pemerintah daerah bersama Balai Wilayah Sungai segera membangun kembali Jembatan Natam secara permanen, disertai pembangunan tanggul pengaman Sungai Alas.

“Tanggul pengaman sangat penting agar jembatan tidak kembali rusak saat debit sungai meningkat,” kata dia.(AFW016)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *