Mendagri Minta Kepala Daerah Segera Laporkan Kerusakan Fasilitas Umum

Mendagri Tito
Mendagri Tito Karnavian saat memimpin rapat koordinasi penanganan bencana dengan unsur Forkopimda Aceh serta Bupati/Wali Kota se Aceh, di Kantor Gubernur Aceh, Sabtu (10/01/2026). (Foto: ANTARA)

Banda Aceh. RU –  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah Bupati/Wali Kota di Aceh segera melaporkan kerusakan fasilitas umum di wilayahnya yang terdampak bencana agar ditangani segera.

“Saya ingin di rapat ini rekan-rekan (Bupati/Wali Kota) nanti menyerahkan laporan tertulis kepada saya,” kata Tito Karnavian di Banda Aceh.

Pernyataan itu disampaikan Tito Karnavian saat memimpin rapat koordinasi penanganan bencana dengan unsur Forkopimda Aceh serta Bupati/Wali Kota se Aceh, di ruang serbaguna kantor Gubernur Aceh, di Banda Aceh pada Sabtu 10 Januari 2026.

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera ini mengatakan, kerusakan seperti pada fasilitas kesehatan, pendidikan, atau jalan/jembatan yang rusak, agar dilaporkan secara spesifik (detail) dan tertulis.

Tak hanya itu, Tito juga meminta kepala daerah di Aceh ikut melaporkan kondisi permasalahan ekonomi yang terdampak bencana.

Misalnya, pasar mana saja yang tidak berjalan, termasuk cafe, kedai, hingga tempat penginapan maupun hotel.

Lalu juga dilaporkan tertulis secara spesifik kerusakan rumah ibadah, SPBU yang tidak berjalan apakah karena kekurangan pasokan atau lainnya, listrik di desa, air minum dan lainnya.

Laporan ini, tambah Tito, perlu dipercepat karena nantinya bakal dibawa ke dalam rapat besar Satgas di Jakarta yang diagendakan Kamis 15 Januari 2026 mendatang.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...