Banda Aceh. RU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan lebat masih terjadi di sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari ke depan.
Kondisi ini dipengaruhi oleh aktifnya gelombang atmosfer Kelvin, daerah belokan angin dan konvergensi, serta suhu muka laut yang hangat di pesisir barat Aceh.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM), Nofrida Handayani Sodik, mengatakan kombinasi faktor atmosfer tersebut memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan.
“Beberapa kondisi atmosfer tersebut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang,” ujar Nofrida, Jumat (02/01/2026).
Ia menjelaskan, Jumat hari ini, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Subulussalam, Aceh Tengah, Aceh Timur, Gayo Lues, dan Aceh Tamiang.
Sementara pada Sabtu besok, potensi hujan lebat masih diprakirakan terjadi di wilayah Gayo Lues dan Aceh Tenggara.
“Pola angin di perairan Aceh umumnya bergerak dari timur hingga barat daya dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 25 knot,” kata Nofrida.
Selain itu, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Aceh Besar–Meulaboh, Sabang–Banda Aceh, Aceh Utara–Aceh Timur, perairan Selatan Simeulue, serta perairan Utara Pidie Jaya–Aceh Besar.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, terutama akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi dalam waktu yang cukup lama.(TH05)















