Bulog Meulaboh Serap 1,4 Ton Jagung Petani Panton Reu

Personel Polres Aceh Barat dan Bulog Meulaboh saat membeli jagung dari kelompok tani Gaseh Sayang Harkat di Gampong Paya Baro Muko, Kecamatan Panton Reu. Sabtu 1 November 2025. [Foto Dok : Polres Aceh Barat/rahasiaumum.com]

Aceh Barat. RU – Bulog Cabang Meulaboh menyerap 1.400 kilogram jagung dari kelompok tani Gaseh Sayang Harkat di Gampong Paya Baro Muko, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu, 1 November 2025.

Kegiatan tersebut turut dimonitor jajaran Polres Aceh Barat bersama instansi terkait.

Monitoring berlangsung di Gudang Bulog Cabang Meulaboh, Desa Kampung Darat, Kecamatan Johan Pahlawan, dihadiri perwakilan Polres, Dinas Pertanian, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Panton Reu, dan pihak Bulog.

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan melalui Kapolsubsektor Panton Reu Aiptu Tajuddin Daulay memimpin langsung pengawasan kegiatan tersebut.

Bulog membeli jagung dengan harga Rp6.400 per kilogram, memiliki kadar air rata-rata 13,23 persen dan aflatoksin 44 ppb.

Hingga kini, total penyerapan jagung oleh Gudang Bulog Meulaboh mencapai 5.400 kilogram.

Kapolres Yhogi Hadisetiawan menegaskan, penyerapan hasil panen petani menjadi bentuk sinergi Polri, pemerintah daerah, dan Bulog dalam memperkuat ketahanan pangan di Aceh Barat.

“Program ini membantu petani memasarkan hasil panen, menjaga stabilitas harga, serta memastikan produksi terserap optimal,” ujarnya, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Minggu (02/11/2025).

Langkah tersebut diharapkan mendorong petani meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...