Hampir 100 Persen Warga Aceh Besar Sudah Rekam KTP

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Aceh Besar, Rahmad Sentosa. Rabu 20 Agustus 2025. [Foto Dok : MC Aceh Besar/rahasiaumum.com].

Jantho. RU – Berdasarkan Data Konsolidasi Bersih Semester I Tahun 2025, kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Aceh Besar sudah hampir mencapai angka 100 persen.

Dari total 314.919 jiwa wajib KTP, sebanyak 307.599 jiwa sudah melakukan perekaman, atau setara dengan 97,68 persen. Artinya, hanya tersisa 7.320 jiwa lagi yang belum melakukan perekaman KTP elektronik.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Besar, Rahmad Sentosa, S.Sos., MPA, di ruang kerjanya, komplek perkatoran, Jantho, Rabu (20/08/2025).

“Ini capaian yang patut kita syukuri, karena angka kepemilikan KTP di Aceh Besar hampir merata. Kami terus berupaya menuntaskan sisa warga yang belum merekam, agar tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mengakses layanan publik karena belum memiliki KTP,” sebutnya.

Namun, kata Rahmad, berbeda dengan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA), dari 133.648 anak usia KIA, baru 72.665 anak (54,37 persen) yang memiliki dokumen tersebut. Masih ada sekitar 60.983 anak yang belum memiliki KIA.

Rahmad mengakui bahwa tantangan terbesar memang ada pada peningkatan cakupan KIA.

“KIA ini sering dianggap belum terlalu penting oleh sebagian masyarakat. Padahal, manfaatnya sangat besar, baik untuk identitas anak, kemudahan akses layanan pendidikan, hingga perlindungan hak-hak anak. Karena itu, kami akan gencar melakukan sosialisasi, terutama melalui sekolah dan perangkat gampong,” jelasnya.

Sementara itu, capaian gemilang juga tampak pada kepemilikan akta kelahiran usia 0-18 tahun. Dari total 142.397 jiwa, sebanyak 140.421 jiwa (98,61 persen) sudah memiliki akta kelahiran, dengan hanya 1.976 jiwa yang belum memilikinya.

Menurut Rahmad, angka ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Aceh Besar akan pentingnya akta kelahiran sudah sangat tinggi.

“Akta kelahiran adalah hak dasar anak. Alhamdulillah, hampir semua anak di Aceh Besar sudah memilikinya. Kami hanya perlu menuntaskan sisanya agar angka ini bisa 100 persen,” kata Rahmad penuh optimisme.

Ke depan, Disdukcapil Aceh Besar berkomitmen untuk terus memperkuat program layanan jemput bola, mendekatkan pelayanan ke gampong-gampong, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk menuntaskan kepemilikan dokumen kependudukan.

“Target kami jelas semua masyarakat Aceh Besar, baik anak maupun dewasa, harus memiliki dokumen kependudukan lengkap. Itu bukan hanya kebutuhan administratif, tapi juga bentuk perlindungan negara terhadap warganya,” tutup Rahmad.(*)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...